Halaman

Kamis, Maret 22, 2012

Ibu

Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir – bibir manusia.
Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.
Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun yang kehilangan ibinya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa
merestui dan memberkatinya.
Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.
Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. Pepohonan
dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.
Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.
Penuh cinta dan kedamaian.
:+: Khalil Gibran :+:

Selasa, Maret 20, 2012

Puber Kedua,.... Sikapi dengan Bijaksana

 Kenikmatan masa muda yang seakan dinikmati kembali pada individu pada masa-masa usia senja lebih sering disebut dengan istilah “puber ke dua”. Walau memang tidak pernah ada itilah puber pertama dan puber ke tiga, namun istilah puber ke dua sebenarnya sebuah istilah untuk menggambarkan suatu kondisi dimana seorang individu pada masa usia senja mulai merasakan kembali “keremajaan” nya.

Istilah “puber” sebenarnya diambil atau berasal dari kata “pubes” yang artinya rambut yang tumbuh di sekitar kemaluan. Kondisi ini dialami oleh anak berusia belasan tahun, baik laki-laki maupun perempuan. Puber kedua adalah kondisi dimana terdapat kesamaan perilaku seperti yang dialami anak-anak yang memasuki masa puber, seperti lebih memperhatikan penampilan, lebih memperhatikan lawan jenis, dan sebagainya.

Puber kedua dialami oleh pria maupun wanita yang memasuki usia 40 tahun ke atas. Gejala yang timbul pada pria saat memasuki puber kedua adalah :

Enggan tampil tua. Mereka mulai memperhatikan penampilannya maupun keindahan tubuhnya. Rambutnya disemir ala anak muda, bergaya gaul, memodifikasi mobilnya menjadi ceper, dan sebagainya.

Mereka juga mulai senang kembali berpetualang. Mulai dari dari naik motor jarak jauh, sampai keluar masuk diskotek.

Produktivitas hidup meningkat. Banyak ditemui bahwa mereka semakin mahir bernegosiasi, semakin maju bisnisnya, maupun semakin memukau karirnya.

Sedangkan pada wanita, gejala yang muncul adalah :

Terganggu atau berhentinya proses menstruasi (terjadi menopause). Hal ini terjadi karena gonadotrop tidak diproduksi lagi oleh kelenjar hypophysc. Efek yang terjadi adalah pusing, lesu, dan kurang bergairah. Akibatnya kestabilan emosi sering terganggu.

Timbunan lemak menyusut sehingga kulit mulai keriput, bahkan buah dada mulai berubah bentuk. Rambutpun mulai memutih. Keadaan ini akan berpengaruh pada kejiwaannya. Apalagi jika suami memandang hal itu sebagai suatu kemunduran.

Setiap orang akan mengalami fase puber kedua ini. Karena itu perlu persiapan yang cukup matang untuk memasuki fase krisis ini. Di sinilah komitmen perkawinan kembali teruji. Komunikasi dan pengertian memegang peran yang sangat penting bagi pasangan yang mulai memasuki masa puber kedua ini. Kondisi yang berbeda antara suami dan istri sering kali memicu konflik di antara mereka berdua. Suami semakin bersemangat dalam banyak hal, sedangkan istri semakin lesu dan kurang bergairah.

Membangun komunikasi yang baik merupakan kunci utama keberhasilan pasangan suami istri untuk melewati masa pubertasnya yanhg kedua.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melewati masa puber kedua dengan baik adalah:

Mencari waktu untuk dapat memanfaatkan waktu khusus yang bersifat privasi tanpa diganggu orang lain,
Memberikan kejutan mesra seperti candle light dinner, membelikan barang yang sedang diinginkan pasangan, dan sebagainya

Membuka kembali kenangan lama dengan mulai membuka barang barang yang menjadi kenangan masa lalu
Membangun kembali kenangan kemesraan antar pasangan

Dengan demikian diharapkan pasangan yang memasuki masa puber kedua dapat melewatinya dengan baik dan memasuki usia senja dengan bahagia.

Sumber: psychologytoday.org

Minggu, Desember 18, 2011

Hasil Perolehan Suara PILKART tahap II

Bapak Joko Suhartono terpilih sebagai Ketua RT 001/012,
Bapak Gunadi Adijoyo sbg Wakil Ketua RT, 
Bapak Waldrik S sbg Sekretaris 
Bapak Agus Purnawan sbg Bendahara

PILKART 2012-2015

Hari ini, tanggal 18 Desember 2011, dilangsungkan pemilihan ketua RT Sekata tahap II, diharapkan natinya akan terpilih ketua, wakil ketua, sekretaris, dan bendahara. untuk menggantikan pengurus rt yang akan habis masa tugasnya akhir tahun ini, untuk calon ketua rt tersaring beberapa nama yaitu : urutan sesuai perolehan suara tahap I, : 1. Gunadi, Joko Suhartono, Suyatno, Waldrik, dan Purnomo (mbah Pur), untuk Wakil ketua RT : Joko Suhartono, Gunadi, Suyatno, Waldrik, Purwanto, untuk Sekretaris : Wahyu Budi P, Bayu, Asmari, Waldrik, Nursuhandi, untuk Bendahara : Nursuhandi, Joko Suhartono, Suyatno, Agus Purnawan, Bayu.

moga nanti sore sudah dapat diperoleh hasilnya. bagi yang akan memimpin Sekata ke depan merupakan tugas yang tidak ringan, banyak masalah internal yang harus dibenahi. Siapapun yang akan memimpim, kami ikut mendukung, untuk yang lebih baik.

Selasa, November 08, 2011

Menuju Titik Nadir..... hiks !!!

Banyak hal yang telah terjadi, setelah sekian lama rumah itu sedikit demi sedikit digerogoti rayap, sekarang kondisinya sudah miring mau roboh, bangunan itu tadinya kokoh berdiri oleh semangat kebersamaan dari anggota2 yang mendiaminya, sekarang semangat itu sedikit demi sedikit hilang oleh ulah anggotanya yang masih berpola pikir feodalistik, picik, sirik, munafik, egois, menikam dari belakang, musuh dalam selimut, dll (negative thinking!. poko-e). bingung mau bagaimana? apa harus sampai dititik nadir dulu??????????? kapan ?????????